Teknik Pemesinan (TP)

Home / Teknik Pemesinan (TP)

Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Kertosono dirancang untuk mempersiapkan siswa agar siap kerja di bidang teknik pemesinan dengan keterampilan yang lengkap dan komprehensif. Program ini menggabungkan teori dasar, keterampilan teknis, serta pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai kompetensi yang diajarkan dalam program ini:

1. Dasar-Dasar Teknik Pemesinan

Dasar-Dasar Kejuruan:

  • Pengantar Teknik Pemesinan: Pengenalan tentang sejarah, perkembangan, dan konsep dasar teknik pemesinan.
  • Keselamatan Kerja: Penerapan prosedur keselamatan kerja di bengkel dan pabrik, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD) dan pemahaman tentang potensi bahaya.

Penggunaan Alat dan Mesin:

  • Alat Ukur Dasar: Memahami dan menggunakan alat ukur dasar seperti jangka sorong, mikrometer, dan alat ukur lainnya.
  • Mesin Konvensional: Penggunaan mesin bubut, mesin frais, dan mesin gerinda untuk pembuatan komponen dasar.

2. Teknik Dasar Pemesinan

Proses Produksi:

  • Mesin Bubut: Teknik dasar pengoperasian mesin bubut untuk pengeboran, pemotongan, dan pembuatan ulir.
  • Mesin Frais: Teknik dasar pengoperasian mesin frais untuk pembuatan berbagai bentuk dan profil.
  • Mesin Gerinda: Penggunaan mesin gerinda untuk penghalusan dan pembentukan benda kerja.

Teknik Pemesinan Manual:

  • Pemotongan Logam: Teknik pemotongan logam menggunakan gergaji dan alat pemotong lainnya.
  • Pembuatan Pola: Membuat pola komponen yang akan diproduksi dengan mesin.

3. Teknik Pemesinan Lanjut

Teknik Pemesinan CNC:

  • Mesin CNC (Computer Numerical Control): Pengoperasian dan pemrograman mesin CNC untuk produksi komponen presisi.
  • Pemrograman CNC: Penulisan program CNC untuk mesin bubut dan frais.

Pengelasan dan Fabrikasi:

  • Teknik Pengelasan: Penguasaan teknik pengelasan seperti SMAW, MIG, dan TIG.
  • Fabrikasi Logam: Pembuatan komponen dan struktur logam melalui proses fabrikasi.

4. Metrologi dan Pengendalian Kualitas

Pengukuran dan Inspeksi:

  • Alat Ukur Presisi: Penggunaan alat ukur presisi seperti CMM (Coordinate Measuring Machine) untuk inspeksi dan pengendalian kualitas.
  • Teknik Pengukuran: Metode pengukuran untuk memastikan produk sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.

Pengendalian Kualitas:

  • Standar Kualitas: Memahami dan menerapkan standar kualitas dalam proses produksi.
  • Teknik Inspeksi: Melakukan inspeksi pada produk jadi untuk memastikan kualitas dan kesesuaian dengan spesifikasi.

5. Desain dan Manufaktur Berbantuan Komputer (CAD/CAM)

Desain Teknik:

  • Software CAD (Computer-Aided Design): Menggunakan software CAD untuk merancang komponen dan produk.
  • Pembuatan Gambar Teknik: Membuat gambar teknik yang akan digunakan dalam proses produksi.

Manufaktur Berbantuan Komputer:

  • Software CAM (Computer-Aided Manufacturing): Menggunakan software CAM untuk membuat program CNC dan simulasi proses pemesinan.
  • Integrasi CAD/CAM: Mengintegrasikan desain CAD dengan proses manufaktur CAM untuk efisiensi produksi.

6. Perawatan dan Perbaikan Mesin

Pemeliharaan Mesin:

  • Perawatan Preventif: Teknik perawatan preventif untuk mencegah kerusakan mesin.
  • Perawatan Korektif: Melakukan perbaikan pada mesin yang mengalami kerusakan atau penurunan performa.

Pengelolaan Bengkel:

  • Manajemen Bengkel: Mengelola operasional bengkel, termasuk pengaturan jadwal perawatan dan perbaikan mesin.
  • Logistik Bengkel: Pengelolaan persediaan alat dan bahan yang diperlukan dalam proses pemesinan.

7. Kewirausahaan dan Manajemen Produksi

Kewirausahaan:

  • Dasar Kewirausahaan: Memahami dasar-dasar kewirausahaan dan pengembangan bisnis di bidang teknik pemesinan.
  • Pengelolaan Usaha: Teknik pengelolaan usaha kecil dan menengah dalam bidang pemesinan.

Manajemen Produksi:

  • Perencanaan Produksi: Teknik perencanaan produksi untuk efisiensi dan efektivitas.
  • Pengendalian Produksi: Pengendalian proses produksi untuk memastikan kelancaran dan kualitas.

8. Proyek Kreatif dan Karya Akhir

Proyek Pemesinan:

  • Proyek Individu dan Kelompok: Melaksanakan proyek pemesinan baik individu maupun kelompok untuk menerapkan semua kompetensi yang telah dipelajari.
  • Presentasi Proyek: Mempresentasikan hasil proyek di hadapan penguji dan pihak terkait.

Portofolio Teknik:

  • Pengembangan Portofolio: Mengumpulkan dan mendokumentasikan hasil kerja terbaik sebagai portofolio untuk melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja.

Kegiatan Ekstrakurikuler dan Pengalaman Industri

Kompetisi dan Lomba:

  • Lomba Kompetensi Siswa (LKS): Mengikuti kompetisi teknik pemesinan di tingkat lokal dan nasional.
  • Workshop dan Seminar: Berpartisipasi dalam workshop dan seminar yang diadakan oleh praktisi industri.

Magang dan Kunjungan Industri:

  • Program Magang: Mengikuti program magang di perusahaan manufaktur untuk mendapatkan pengalaman praktis.
  • Kunjungan Industri: Mengunjungi perusahaan manufaktur untuk memahami proses produksi dan teknologi terkini.

Prospek Karir Lulusan

Lulusan Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Kertosono memiliki berbagai peluang karir, antara lain:

  • Operator Mesin CNC: Mengoperasikan dan memprogram mesin CNC untuk produksi komponen presisi.
  • Teknisi Pemesinan: Mengoperasikan mesin-mesin pemesinan konvensional dan CNC serta melakukan perawatan rutin.
  • Pengelasan Profesional: Melakukan pekerjaan pengelasan untuk berbagai industri.
  • Quality Control Inspector: Memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.
  • Wirausahawan di Bidang Teknik: Memulai dan mengelola bisnis di bidang jasa pemesinan atau manufaktur komponen mesin.
  • Instruktur atau Pengajar Teknik Pemesinan: Mengajar di institusi pendidikan kejuruan atau pusat pelatihan teknis.

Dengan berbagai kompetensi yang diajarkan, Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Kertosono bertujuan untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di industri manufaktur, baik secara nasional maupun internasional. Siswa dibekali dengan keterampilan teknis, manajerial, dan inovatif yang diperlukan untuk sukses dalam karir mereka.