Teknik Otomasi Industri (TOI)

Home / Teknik Otomasi Industri (TOI)

Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri di SMK Negeri 1 Kertosono dirancang untuk mempersiapkan siswa agar memiliki kemampuan dan keterampilan yang diperlukan dalam bidang otomasi industri. Program ini mencakup berbagai aspek teknik, mulai dari dasar-dasar hingga teknologi canggih, guna mendukung siswa dalam menghadapi tantangan di industri modern.

Dalam kompetensi keahlian Teknik Otomasi Industri di SMK Negeri 1 Kertosono, siswa akan belajar berbagai konsep, keterampilan, dan praktik yang relevan dengan industri otomasi. Berikut adalah beberapa hal yang dipelajari dalam program ini:

  1. Dasar-dasar Otomasi Industri: Siswa akan mempelajari konsep dasar otomasi industri, termasuk sejarah, perkembangan, dan aplikasi dalam berbagai industri.
  2. Pengendalian Proses: Memahami prinsip-prinsip pengendalian proses, termasuk penggunaan sensor, aktuator, dan sistem pengendalian untuk mengatur proses produksi.
  3. Teknologi PLC (Programmable Logic Controller): Belajar tentang fungsi, struktur, dan pemrograman PLC untuk mengontrol mesin dan proses industri.
  4. Pengendalian Motor Listrik: Memahami cara kerja, penggunaan, dan pemrograman motor listrik dalam konteks otomasi industri.
  5. Sistem Pneumatik dan Hidrolik: Mengenal sistem pneumatik dan hidrolik serta aplikasinya dalam pengendalian mekanis dan otomasi.
  6. Sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition): Memahami konsep dan penggunaan sistem SCADA untuk pengawasan dan pengendalian proses industri secara keseluruhan.
  7. Robotika Industri: Mempelajari tentang robot industri, termasuk jenis-jenisnya, perangkat pemrograman, dan aplikasinya dalam berbagai bidang industri.
  8. Pemrograman dan Pengembangan Aplikasi: Belajar tentang pemrograman komputer dan pengembangan aplikasi untuk mengontrol dan memantau sistem otomasi.
  9. Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Memahami pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja dalam lingkungan industri otomasi, termasuk penerapan prosedur keselamatan dan penggunaan alat pelindung diri.
  10. Manajemen Proyek: Mengenal konsep dasar manajemen proyek dan praktik pengelolaan proyek dalam konteks implementasi sistem otomasi.
  11. Perancangan Sistem Otomasi: Mempelajari langkah-langkah dalam perancangan sistem otomasi, termasuk analisis kebutuhan, desain, implementasi, dan evaluasi.
  12. Kewirausahaan: Belajar tentang aspek-aspek dasar kewirausahaan yang relevan dengan industri otomasi, termasuk pembuatan rencana bisnis dan manajemen usaha.
  13. Pengembangan Keterampilan Soft Skills: Selain keterampilan teknis, siswa juga akan dibekali dengan keterampilan soft skills seperti komunikasi, kerja tim, dan pemecahan masalah.

Prospek Karir Lulusan

Lulusan Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri memiliki berbagai peluang karir yang menjanjikan, antara lain:

  • Teknisi Otomasi Industri: Mengoperasikan, merawat, dan memperbaiki sistem otomasi di pabrik.
  • Programmer PLC: Merancang dan memprogram PLC untuk mengendalikan mesin dan proses industri.
  • Teknisi SCADA: Mengelola dan mengoperasikan sistem SCADA untuk pengawasan dan pengendalian proses industri.
  • Insinyur Proses Otomasi: Merancang dan mengimplementasikan solusi otomasi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri.
  • Wirausahawan di Bidang Otomasi: Memulai dan mengelola bisnis yang menyediakan solusi otomasi industri.
  • Instruktur atau Pengajar Teknik Otomasi: Mengajar di institusi pendidikan kejuruan atau pusat pelatihan teknis.

Kerjasama dengan Industri

SMK Negeri 1 Kertosono menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan manufaktur dan industri terkait untuk memberikan pengalaman praktis melalui program magang, pelatihan kerja, dan proyek kolaborasi. Kerjasama ini membantu siswa mendapatkan wawasan industri yang nyata dan memperluas jaringan profesional mereka.

Dengan berbagai kompetensi yang diajarkan, Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri di SMK Negeri 1 Kertosono bertujuan untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di industri otomasi, baik secara nasional maupun internasional. Siswa dibekali dengan keterampilan teknis, manajerial, dan inovatif yang diperlukan untuk sukses dalam karir mereka.